About irene luluk

selalu menyukai kata rumah. kata sederhana yang aku yakini menyimpan banyak cerita di baliknya,termasuk kehangatan.

Grow With Character

“Be careful of your character, for your character becomes your destiny”
Oleh: Irene Galuh Kusumaningrum

Seorang penjinak bom dan dan seorang teroris pengebom memiliki ketrampilan dan pengetahuan yang sama, yang membedakan keduanya adalah karakternya. Lalu apa yang membedakan Ibu Siami dan orang tua murid kebanyakan? Jawaban yang sama berlaku disini; karakternya. Masih segar di ingatan kita tentang kasus Ibu Siami dan putranya, Alif yang telah membuat dunia pendidikan kita tercoreng. Alif, siswa SDN Gadel 2 Surabaya, yang diminta memberikan contekan ke seluruh teman kelasnya pada UAN bulan Mei lalu oleh, ironisnya, gurunya sendiri, dengan jujur mengakui hal tersebut pada ibunya. Sang ibu yang merasa bahwa apa yang telah dilakukan anaknya telah menyimpang dari nilai-nilai yang dia tanamkan tergerak untuk melaporkan hal tersebut ke sekolah terkait dan Komite Sekolah, tapi tak mendapat respon yang memuaskan. Akhirnya beliau mengadu ke Dinas Pendidikan. Tak pernah terlintas dalam benak ibu Siami bahwa pengaduannya ke Dinas Pendidikan Surabaya akan berakibat diusirnya dirinya dan keluarganya dari tempat tinggalnya. Banyak orang tua murid yang menuding Ibu yang berprofesi sebagai penjahit itu berlebihan dan tak punya hati nurani.
Menurut seorang professor dari Cortland University, Thomas Lickona, ada sepuluh tanda-tanda zaman yang harus diwaspadai, karena kalau tanda-tanda tersebut sudah terlihat, maka itu berarti sebuah bangsa sedang menuju kehancuran. Kesepuluh tanda tersebut adalah (1)meningkatnya kekerasan di kalangan remaja, (2) penggunaan kata-kata dan bahasa yang memburuk, (3) pengaruh peer group (lingkungan sepergaulan) yang kuat dalam tindak kekerasan, (4) meningkatnya perilaku merusak diri seperti penggunaan narkoba, alkohol dan seks bebas, (5) semakin kaburnya pedoman moral baik dan buruk, (6) menurunnya etos kerja, (7) semakin rendahnya rasa hormat kepada orang tua dan guru, (8) rendahnya rasa tanggungjawab individu dan warga Negara, (9) membudayanya ketidakjujuran dan (10) adanya rasa saling curiga dan kebencian diantara sesama.
Kasus Alif dan ibu Siami jika diperhatikan berada di urutan nomor sembilan. Sementara tanda-tanda lainnya sering kita saksikan bersliweran di media cetak dan elektronik. Kasus tawuran pelajar , kasus narkoba, penonton sepakbola yang mengeroyok wasit, umbaran kata-kata “buruk” oleh public figure seolah tontonan rutin setiap hari. Seperti yang diungkap warga dalam kasus Ibu Siami, mencontek sudah terjadi dimana-mana, sudah lumrah, makanya tak perlu dibesar-besarkan. Wow! Ini sungguh ironis. Kita tahu bahwa sesuatu itu salah tapi kita berusaha menutup mata terhadap kesalahan tersebut dan secara sadar ‘melestarikan’ kesalahan tersebut.
Kasus-kasus yang menimpa negeri ini ini telah menjadi sorotan banyak pihak bahkan presiden SBY dalam pidatonya di Hari Pendidikan Nasional tahun 2010 mengumandangkan pentingnya pembangunan karakter bangsa. “Yang disebut berkarakter kuat dan baik adalah perseorangan, masyarakat dan bangsa, yaitu mereka yang memiliki akhlak, moral dan budi pekerti yang baik. Juga mereka yang memiliki kemandirian, disiplin, semangat, bersikap optimis, tidak mudah menyerah dan toleran terhadap yang lain.” tandas Presiden.
Pembangunan karakter bangsa bisa dimulai oleh siapa saja. Kita tak perlu menunggu pemimpin-pemimpin negeri ini berubah atau menunggu orang lain berubah terlebih dulu, kita bisa memulainya dari diri sendiri. Bahkan hal ini merupakan tanggungjawab orang tua sebagai lingkungan pertama yang dikenal anak, untuk memberikan pendidikan karakter sejak dini. Dan saat inipun pemerintah (melalui Departemen Pendidikan Nasional) menggalakkan pendidikan karakter sejak dini di sekolah-sekolah dasar dan sekolah lanjutan. Bahkan ada sekolah khusus yang kurikulumnya banyak berisi muatan-muatan pendidikan karakter. Sebuah survey menunjukkan bahwa anak dengan karakter yang positif cenderung jauh dari berbagai masalah yang biasa dihadapi anak-anak, seperti kebiasaan membolos, tawuran, narkoba dan berbagai hal negatif lainnya. Anak-anak yang ditanamkan pendidikan karakter sejak dini cenderung baik hati, cinta sesama, sopan dan suka menolong. Saat inipun buku-buku tentang pendidikan karakter juga sudah banyak ditulis dan dibaca berbagai kalangan yang memudahkan kita untuk mencari referensi tentang pendidikan karakter.
Pendiri sekaligus direktur Indonesian Heritage Foundation (yayasan nirlaba yang bergerak dalam pengembangan pendidikan berbasis karakter – www.ihf.or.id ) Ratna Megawangi Ph.D dalam bukunya “Pendidikan Karakter- Solusi yang Tepat untuk Membangun Bangsa” menawarkan Sembilan Pilar Karakter yaitu:
(1)Cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya, (2) Kemandirian dan tanggungjawab, (3) Kejujuran/amanah, bijaksana, (4) Hormat dan santun, (5) Dermawan, suka menolong dan gotong royong, (6) Percaya diri, kreatif dan pekerja keras, (7) Kepemimpinan dan keadilan, (8) Baik dan rendah hati, (9) Toleransi, kedamaian dan kesatuan.
Kesembilan pilar tersebut diharapkan Ratna dapat diterapkan secara selaras oleh segenap elemen masyarakat Indonesia sehingga dapat tercipta harmoni yang indah di bangsa kita ini.
Kasus Ibu Siami dan Alif memang kontroversial, tapi bagaimanapun juga kita bisa berbahagia karena masih ada pihak yang justru menganggap tindakan Ibu Siami dan Alif tersebut sebagai hal yang inspirasional. Adalah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), lembaga yang karena terinspirasi oleh kisah Ibu Siami dan Alif meluncurkan sebuah program bernama Gerakan Anak Indonesia untuk Kejujuran. Pada soft launching program tersebut KPAI memberikan piagam Anugerah Kejujuran untuk Ibu Siami dan Alif. Bahkan ada pihak lain yang memberikan penghargaan berupa mesin jahit dan beasiswa hingga perguruan tinggi bagi Alif.
Perjalanan bangsa ini masih jauh. Banyak hal yang harus diperbaiki disana-sini. Semoga Sembilan Pilar Karakter yang ditawarkan Ratna Megawangi dapat menjadi titik terang pembangunan karakter bangsa ini. Diharapkan tumbuh menjamur karakter-karakter seperti Ibu Siami dan Alif di seluruh pelosok negeri, yang tak gentar menyuarakan kejujuran.

Catatan di Hari Pink

Hari ini beberapa teman Purchasing Dept pake baju warna pink, bahkan cowok-cowoknya. mereka memang merencanakannya karena hari ini hari Valentine, hari Kasih Sayang.

boss-ku juga mengenakan kemeja warna pink. aku pikir beliau memang sengaja pake baju pink. waktu aku tanya, ternyata tidak. dia tidak bermaksud apa-apa dengan mengenakan kemeja warna pink. dan beliau tidak merayakan hari Valentine. beliau sendiri masih heran mengapa memakai baju warna pink dikaitkan dengan hari Valentine, menurut beliau warna merah lebih pas mewakili hari Valentine.

Google membuat hari ini istimewa dengan membuat sebuah kartun pada halaman search-nya. lucu sekali. seorang anak laki-laki yang memberikan banyak hadiah kepada anak perempuan yang disukainya yang sedang bermain tali (skipping); coklat, bunga, boneka dan banyak lainnya. tapi anehnya anak perempuan itu menolaknya. lalu anak laki-laki tersebut mengambil sebuah tali dan mulai bermain tali di sebelah anak perempuan itu. diluar dugaan, anak perempuan itu memeluk anak laki-laki tersebut dan kemudian keduanya bermain tali bersama.

aku pikir itu bukan sekedar film kartun biasa. ada maksud yang tersembunyi yang bisa diinterpretasikan apa saja oleh yang melihat. kalau menurutku: terkadang kita sibuk berpikir akan memberikan apa untuk kekasih kita, untuk orang yang kita sayang. kita berusaha memberikan hal-hal yang menurut kita berharga, mahal dan pasti akan membuat kekasih kita senang. bagi orang kaya, mungkin mereka akan membelikan kalung permata, mobil mewah atau rumah di kawasan elit untuk orang yang mereka sayangi. tapi ternyata itu tidaklah cukup. bukan itu yang benar2 dibutuhkan oleh kekasih kita. menemaninya melakukan hal-hal yang disukai jauh lebih berarti ternyata. atau bisa dikatakan kita terlibat dalam kehidupannya, kita ikut ambil bagian dalam hal yang membuatnya bahagia, karena kita peduli pada mereka. dan bukannya membelikan barang2 yang kita anggap berharga, tapi kita tak pernah ‘terlibat’ dalam kehidupannya.

maka anak perempuan itu dengan manisnya memeluk anak laki-laki itu. karena dia merasa senang bahwa anak laki-laki itu mau melakukan hal yang membuatnya senang. mau menemaninya. mau terlibat dalam kehidupannya.

fiuh. dalam juga ternyata artinya.

aku sendiri berharap bisa berada di dekat orang2 yang kusayang di hari ini, well, tidak hanya di hari ini, tapi setiap hari. ikut merasakan kebahagiaan mereka. ikut merasakan kekecewaan mereka. mengalami hal yang sama dengan mereka. dan bukannya bertukar cerita melalui email, sms atau telepon. aku ingin benar-benar hadir di kehidupan mereka.

dan ternyata hidup memang tak selalu seperti yang kita inginkan. aku berada disini, jauh dari keluarga, pacar, beberapa sahabat sejati. tentu saja disini aku juga punya sahabat.

tapi terlepas dari itu semua, aku merasa senang. meski lewat email, pacarku mengirimkan sebuah foto yang bagus. pacaran jarak jauh memang tak mudah. tapi terima kasih untuk penemu internet. aku bisa merayakan hari Valentine melalui internet.

dan, ternyata warna apa saja bisa mewakili Valentine, tidak hanya merah, tidak juga pink. karena pacarku memilih warna hitam putih untuk foto kami. mungkin dia ngefans dengan Deddy Corbuzier.

anyway, selamat hari kasih sayang untuk semua orang, semua pohon, semua bunga, semua binatang, dan semesta; karena kasih sayang bukan hanya milik manusia.

Bandung, 14 Pebruari 2012
-ditemani You Make Me Feel Young-nya Frank Sinatra-

(akan rindu) Harry Potter

Petualangan Harry Potter, Hermione Granger dan Ronald Weasly karya masterpice JK Rowling berakhir sudah. Harap-harap cemas karena isu film Hollywood tak boleh masuk bioskop Indonesia-pun berakhir sudah. Semuanya berakhir di studio 3 XXI BTC pada hari Sabtu, 6 Agustus 2011 lalu bersama teman sekantor, si Vista tralala trilili.

Nyampe BTC, studio XXI masih tutup, tapi beberapa gelintir orang telah antri di depan pintu. Syukurlah aku datang pagi, jadi jaminan dapat tiket lebih gede. Setelah tiket di tangan, sambil menunggu waktu pemutaran film, kami jalan-jalan, muter-muter, coba-coba baju (coba aja, eh gak ding, si Vista beli kok, tapi aku enggak), makan-makan, dan jengg jengg jengg…HARRY POTTER HERE I COME!!!!

Tak menyangka petualangan ini benar-benar berakhir. Film ke-7 part II ini benar-benar tanda mata perpisahan dengan ketiga tokoh favoritku itu…Meski ada beberapa bagian yang tak sesuai dengan buku, tapi demi bukti kecintaanku pada karya JK Rowling ini, aku berani kasih bintang 10 (meski tadinya sempet mau kasih 8 bintang). FYI: IMDB kasih 8.4 bintang.

Pastinya aku akan sangat merindukan Harry Potter, tapi dia gak kemana-mana sih, dia ada di rak bukuku, dia ada di CD film, dia ada di hatiku (lebay deh). Jadi penasaran,  setelah selesai dengan Harry Potter-nya, JK Rowling akan nulis buku apa ya? Semoga dia menciptakan masterpiece lainnya. Jika ingin mengintip kehidupan si penulis heibat ini (konon katanya kekayaannya menyaingi Ratu Elisabeth), kita bisa main-main ke website pribadinya yang keren abis di sini.

So long Harry, Hermione and Ron…the three of you have performed a great adventure…     I will take my future children to your amazing adventure ^_^

Lagu

Kalau kata orang, ada udang di balik batu, maka kataku ada cerita segudang di balik sebuah lagu.

Kugy, tokoh utama novel Perahu Kertas karya Dee, sangat menyukai lagu Karmachameleon yang dinyanyikan oleh Boy George, sampai dia menjadikan lagu itu sebagai nama belakangnya (Kugy Karmachameleon). Menurutnya lagu-lagu tahun 80-an jenius. Aku rasa Dee punya cerita sendiri mengapa lagu Karmachameleon dipilih sebagai lagu favorit tokoh utamanya itu. Sayang sekali aku belum punya kesempatan ngobrol dengan Dee. Jadi aku belum tahu cerita dibalik pemilihan lagu itu.

Lagu memang luar biasa. Kita bisa menumpahkan perasaan kita lewat lagu. Tinggal pilih lagu apa; lagu sedih, lagu patah hati, lagu jatuh cinta, lagu tentang persahabatan, lagu rohani, lagu gak jelas dan jenis lainnya. Jadi penasaran, siapa yang pertama kali menciptakan lagu di dunia ini. Ah, kita bahas ini nanti saja (kapan-kapan).

Nah, buatku sendiri, lagu itu adalah hal wajib yang perlu ada dalam kehidupan sehari-hari. Jarang sekali aku melewatkan hari tanpa mendengarkan lagu. Pagi hari dan malam hari adalah waktu favorit mendengarkan lagu. Seperti kalimat pertama postingan ini, bahwa ada segudang cerita dibalik sebuah lagu. Maka aku sudah menyusun list tentang beberapa lagu yang mempunyai ceritanya sendiri. Ini dia…

1. Stop Crying Your Heart Out by Oasis
Lagu ini dulunya dinyanyikan oleh teman satu kost waktu kuliah di malam HP ku hilang (untuk yang ke berapa aku lupa). Aku nangis sejadinya karena kesal kehilangan HP. Maka teman satu kost memutuskan menghiburku dengan menyanyikan lagu ini diiringi gitar. Kamarku jadi penuh sesak oleh teman-teman satu kost. Awalnya aku tetep nangis (bingung juga mau beli HP baru pake apa), tapi akhirnya aku ikutan nyanyi bareng mereka.

magic lyrics: cause all of the stars are fading away, just try not to worry you’ll see them someday…

silakan menyaksikan kehebatan lagu ini di sini dan hati-hati menyimpan HP anda!

2. Linger by The Cranberries
Tak ada yang lebih seru dan asyik daripada nyanyi bareng dengan temen satu kontrakan. Tahun ke tiga kuliah aku ngontrak bareng 4 teman di sebuah rumah yang agak jauh dari kampus. Aku lupa mengapa lagu ini seolah menjadi OST kami sekontrakan. Yang jelas setiap ada kesempatan nyanyi bareng, pasti lagu ini jadi andalan kami. Sampai sekarang kalau denger lagu ini pasti inget teman2 sekontrakan.

magic lyrics: but I mean so deep, you know I’m such a fool for you…
silakan menikmati lagu ini di sini, dan jangan lupa bayar kontrakan (bagi yang ngontrak rumah)

3. Leaving on A Jet Plane by Chantal Kreviazuk
Ingat film Armageddon yang dibintangi Ben Affleck dan Liv Tyler? Saya ingat betul film itu. Nonton pertama kali lewat DVD bajakan dengan seorang teman sewaktu SMP. Ah, saat itu aku jatuh cinta pada Ben Affleck karna dagunya yang terbelah. Dan lagu ini selalu mengingatkanku pada adegan saat Liv Tyler digendong Ben Affleck saat Ben Affleck akan berangkat ke luar angkasa. Huhuhu…romantis sekali…

magic lyrics: every place I go I’ll think of you, every song I’ll sing for you…
Silakan bernostalgia dengan lagu ini di sini

4. Ku Bahagia by Melly Goeslow
Jaman-jamannya Dian Sastro terkenal lewat film AADC-nya, aku masih usia SMA yang masih suka berkoloni alias punya geng. H-Max adalah nama gengku dan 4 teman lainnya sewaktu SMA. Jaman itu kami ikut mencicipi demam AADC. Sepulang sekolah nonton bareng di rumah Yanies. Nangis bombay saat Cinta ngejar Rangga di bandara dan ketawa ngakak saat Mili sedang lemot. Dan yang paling berkesan adalah salah satu soundtrack film itu: Ku bahagia. Melly Goeslow memang luar biasa. Berkat dia geng kami jadi punya OST.

magic lyrics: ingin kulukis semua hidup ini dengan cinta dan cita yang terindah, masa muda yang tak kan pernah kan mendung, ku bahagia…

kalau mau bahagia dan ingat jaman sma, bisa ke sini

dan mungkin daftar ini akan bertambah lagi nanti ^_^

kalau list kamu apa aja?

note: the pic was borrowed from here

Menjadi Pahlawan

“ There’s a hero if you look inside your heart
You don’t have to be afraid of what you are…”

Dua baris lirik lagu Mariah Carey yang berjudul Hero, jika kita resapi, sungguh mempunyai makna yang dalam. Bahwa dalam setiap diri kita ada sesosok pahlawan, yang sering tidak kita sadari keberadaannya. Banyak dari kita mengartikan pahlawan dengan sesuatu yang luar biasa. Misalnya pahlawan adalah mereka yang gugur di medan perang . Dari sudut pandang anak-anak mungkin sosok pahlawan adalah mereka yang berjubah keren anti peluru, bisa terbang, dan membunuh monster. Definisi pahlawan menjadi sangat jauh di awang-awang.

Apa benar sosok pahlawan ada dalam diri kita? Dalam setiap orang?
Baca Terus

RANGER

aku suka nyimpen barang-barang yang mungkin gak penting, usang dan layak dimuseumkan. aku punya sebuah kotak kecil yang didalamnya berisi lembaran-lembaran kertas. lembaran-lembaran kertas itu berupa tiket nonton film, kartu ucapan ulang tahun, surat dari teman, contekan ulangan bahasa inggris dari kecengan waktu smp, tulisan2 kecil dari sahabat, dll. kalo lagi sedih, buka kotak itu, baca-baca dan lalu tersenyum. waktu memang seorang sprinter, larinya cepet banget. bulan lalu kayaknya masih TK, minggu lalu masih pake seragam putih merah, terus ganti putih biru, baru empat hari lalu pede dengan seragam putih abu-abu, eee…baru dua hari lalu tuh seneng2nya merasakan jadi anak kuliahan, tahu2 sekarang sudah harus pusing mengatur keuangan sendiri…

ada satu barang yang mungkin juga sudah usang yang masih aku simpan. namanya ranger. gak tahu kenapa aku kasih nama itu. mungkin karena dulu aku suka power rangers. dia adalah sebuah buku catatan kecil berwarna merah menyala (sekarang merahnya dah redup). isinya banyakan tentang kata-kata mutiara atau berlian atau emas, pokoknya kata-kata bagus. aku punya buku itu dari smp. lanjut sma masih aku isi dengan tulisan2. teman2ku juga banyak yang ngisi buku itu, ada yang curhat, ada yang patah hati, ada yang belajar jadi bijak, ada yang stress, semua ngisi buku itu.

nah, sore ini aku buka2 lagi buku itu. semalam aku keluarin dia dari deretan buku2ku karena ternyata banyak semut di bawah deretan buku itu. lalu aku baca2 lagi. kangen. kangen teman2ku dari smp dan sma. kata2 dalam buku itu masih terlihat indah. ada juga kata2 dalam bahasa inggris yang masih belepotan grammar-nya. kenangan memang tak pernah hilang (kecuali jika hermione mengucap mantra obliviate pada kita). aku merasa bersyukur masih memiliki ranger. sebagian kenanganku tersimpan rapi disana bersama teman2ku.

berikut beberapa kutipan2 lugu dan indah dariku dan teman2ku:

goresan ika, sahabatku, alias chesna ivore

curhatan yanies tentang sahabat2nya yang keren

goresanku: mengidolakan helen keller setelah membaca kisahnya.

goresan yanies sahabatku tentang alm ibunya. yanies: gadis tegar di usia nya yang belia

tulisan ini dibuat nuria, sahabat saya, tulisan ini muncul karena serbuan ulangan2 yang buat stress dan nilai baik tak kunjung datang...fisika, matematika, kimia:kalian bertanggungjawab atas semua ke-stress-an yang mucul.

ini dia si Ranger; usang, kumal dan lecek.

Ulang Tahun si Kikuk kecil

kikuk kecil: paling depan,berjaket coklat, tersenyum manis (figuran: imsak di kiri, luluk di kanan)

 

Dear sahabat,

hari ini kau menapaki usia baru
semakin tua, sepertiku
mengenalmu merupakan hal penting dalam hidupku
ceria dan tawamu itu
selalu membuatku ngilu
ngilu menahan rindu padamu

sahabat, di seberang lautan kau berada
tapi hati kita pasti berada di satu daratan yang sama
daratan bernama persahabatan bermakna
kuharap tak terhapus setiap peristiwa
yang kau dan aku alami bersama

kiki kartikasari
mungkin engkau memang kecil dan mungil
tapi hatimu besar
tekadmu kuat
keyakinanmu lantang
menantang kerasnya hidup
aku belajar banyak darimu, ki

selamat ulang tahun Kikuk kecil
dalam doaku namamu kusebut
kumintakan berkat yang banyak buatmu dari sang Esa
semoga engkau selalu ceria dan tertawa
meski hati dan rasa terluka

karena hidup indah adanya

kangen kamu, ki…

Bandung,
26 Juli 2011

Tentang Kesepian

seorang pernah mengatakan padaku bahwa hidup adalah tentang kesepian dan kita harus belajar berteman dengannya. dan saat seperti ini kata-kata itu terasa benar adanya bagiku. hari ini aku sakit, tak masuk kerja. aku paling benci sakit. apalagi tak ada keluarga terdekat yang merawat. seharian aku hanya tidur. kost ku terasa sepi sekali. semua orang berangkat kerja dan kuliah. benar-benar sepi.

aku merindukan keluarga, terutama ibu, jika saat-saat seperti ini terjadi. aku sampai bermimpi ibuku membuatkan pisang goreng untukku. dan saat terbangun aku merasa lapar sekali, karena sedari pagi tadi aku belum sarapan.

aku benci diriku yang melankolis. tapi jika seperti ini rasanya ingin menangis. ah, hidup mungkin memang benar tentang kesepian.

semoga besok diriku tak sakit lagi dan tak melankolis lagi…